Cinta Bagai Anggur

Cinta-Bagai-Anggur
Cinta Bagai Anggur
Kitab Asal: Love Is The Wine
Oleh: Syeikh Muzaffer Ozak Al-Jerrahi Al-Halveti
Keluaran: Pustaka Prabajati
Halaman: 156 mukasurat

Salam..

Syeikh Muzhaffar Asyq atau Muzaffer Ozak dalam ejaan Turki dilahirkan dalam keluarga besar sufi di Istanbul (1916M – 1985M). Adalah mursyid Halveti (Khalwatiyyah) Jerrahi di Turki.

Ada sebelas bab yang mengulas tentang tasawuf, cinta, keyakinan, pendidikan sufi, sampai pada masalah godaan dan kepemurahan. Semuanya merupakan topik-topik penting dalam jalan Islam dan tasawuf, yang akan menjadi pembahasan yang sangat sulit dan membosankan seandainya semua itu diterangkan melalui teori dan definisi.

Melalui lisan Syeikh Muzaffer Ozak, pembahasan itu menjelma menjadi kisah-kisah teladan yang sangat indah dan begitu menyentuh, sehingga siapa pun, bahkan mereka yang baru mulai belajar tentang Islam, akan mampu menangkap seperti apa esensi dari istilah-istilah seperti “pendidikan sufi”, “pengetahuan diri”, “Al-Quranul Karim” dan semacamnya. Seluruh kisah dalamnya merupakan tradisi lisan yang terus diriwayatkan turun-temurun dari seorang guru sufi kepada para muridnya, dan telah berlangsung sepanjang ratusan tahun lamanya.

Yang penting adalah memiliki rasa cinta di dalam hatimu, apapun bentuk dan penampakannya. Penting juga bahawa engkaupun dicintai. Lebih mudah untuk mencintai daripada dicintai. Apabila kalian pernah berada dalam cinta, suatu hari nanti kalian akan meraih Sang Kekasih. Karunia Tuhan sering sampai kepadamu, melalui para hamba-Nya. Maka demikian pula, Cinta Ilahiah juga menyatakan diri-Nya diantara manusia.

Pernah pada suatu ketika, salah seorang dari dua belas murid Nabi Isa a.s sedang mengajar disebuah kota kecil. Penduduk memintanya untuk memperlihatkan sebuah Mukjizat Tuhan dengan menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal dunia, sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Nabi Isa a.s.

Merekapun beramai-ramai pergi ke perkuburan kota itu dan berhenti didepan sebuah kuburan. Murid Nabi Isa a.s itupun memohon kepada Allah untuk menbangkitkan si mati itu dari kuburnya. Lalu orang mati itupun segera bangkit dari kuburnya, matanya mencari-cari disekelilingnya, kemudian berteriak-teriak panik, “Keledaiku ?.. Mana keledaiku ?.. Mana keledaiku ?“. Rupanya semasa hidupnya, dia adalah seorang yang sangat miskin. Harta yang paling dicintainya hanyalah seekor Keledai. Keledai itulah yang paling berharga dalam hidupnya.

Hal ini juga berlaku untukmu.. Sesuatu yang paling kalian cintai, apa pun itu, akan menentukan apa yang akan kalian alami ketika dibangkitkan nanti, dikehidupan yang berikutnya. Kelak, kalian akan bersama dengan siapa – atau apa – yang kalian cintai..
“Semoga Allah Selalu Bersamamu..“ MySpace

Akhir kata suka sgt3 dgn kitab nie..  MySpace

2 Respons to “Cinta Bagai Anggur”

  1. Takutnya dengar kalimat ini,

    “Sesuatu yang paling kalian cintai, apa pun itu, akan menentukan apa yang akan kalian alami ketika dibangkitkan nanti, dikehidupan yang berikutnya. Kelak, kalian akan bersama dengan siapa – atau apa – yang kalian cintai”..

    • Salam..

      Wahai pencinta yang mencari al-Haqq!.. Kalau Qitmir saja diizinkan masuk syurga kerana dia adalah Anjingnya Ashabul Kahfi.. Akankah pelayan dari seorang wali Allah dijauhkan dari syurga..? Semoga Allah melindunginya..
      Rasulullah saw bersabda: “Kami bersama dengan orang2 yang kami cintai.”


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: